Rangkaian dan Decoder Memori

                                         [KEMBALI KE HALAMAN UTAMA]

1. Kondisi    [kembali] 
Membuat Rangkaian Memori dan decoder memori

2. Komponen    [kembali] 

  • 27128
  • 74LS138
  • 27128
  • 6116
  • 6264
  • LOGICSTATE
  • DIPSW2
Mikroprosesor yang akan berhubungan dengan RAM atau ROM dipisahkan oleh rangkaian decoder IC 74LS138. Jika mikroprosesor berhubungan dengan RAM maka mikroprosesor akan mengeluarkan address RAM yang masuk ke IC decoder 74LS138 dan decoder akan meng-output-kan Y0 aktif (sesuai rancangan, address A17, A18, A19  di-input-kan ke A, B, C dari IC decoder) rendah ke –CS RAM 6116 seperti terlihat pada gambar 15. Dan sebaliknya jika mikroprosesor berhubungan dengan ROM maka mikroprosesor akan mengeluarkan address ROM yang masuk ke IC decoder 74LS138 dan decoder akan meng-output-kan Y7 aktif (sesuai rancangan, address A17, A18, A19  di-input-kan ke A, B, C dari IC decoder) rendah ke –CS ROM 27128 Perancangan decoder untuk memori akan dibahas pada bab aplikasi.

Untuk dapat mengakses address dari PPI-0 8255 (4 B) menggunakan pin A0 dan A1
dan PPI-1 8255 (4 B) menggunakan pin A0 s/d A1,  PPT 8253 (4 B) menggunakan pin
A0 s/d A1, sedangkan untuk PIC 8259 (2 B) menggunakan pin A0. Dalam membedakan
alamat dari keempat komponen I-O tersebut seperti peta I-O diatas maka digunakan
address A2 s/d A19. PPI-0 dengan PPI-1 dibedakan dari A4, jika A4 berlogika 0 maka
merupakan akses address PPI-0 dan jika A4 berlogika 1 maka merupakan akses
address PPI-1. PIT dapat dibedakan dari komponen I-O yang lain dari pin address A5,
jika A5 berlogika 1 dan yang lain (A2 s/d A19) berlogika 0 maka address ini merupakan
address PIT. Untuk PIC yang membedakan address-nya dengan komponen lain adalah
pin address A6. Rangkaian decoder dapat dirancang untuk membedakan PPI-0, PPI-1,

PIT dan PIC menggunakan A4, A5 dan A6 seperti rangkaian pada gambar 3.





   5. Download File        [kembali]




                                                     [MENUJU AWAL]