[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]

Aplikasi   Sensor  Air

Pompa air Otomatis





1. Latar Belakang dan Tujuan    [kembali] 


      Pada akhir-akhir ini kita sering menyaksikan kelalaian sebagian orang dikala air yang diisi kedalam bak penampung air tertumpah dan terbuang. Melihat hal ini dan juga disebabkan perkembangan teknologi maka ditemukanlah sebuah alat yang mampu untuk mengukur level ketinggian air. Ketika air telah mencapai titik maksimum, maka secara otomatis pompa air akan mati dengan sendirinya. 
    Alat ini sangat bermanfaat untuk kita agar dapat menghemat air. Sehingga  dengan bantuan alat ini pula kita tidak perlu sibuk untuk menyalakan atau mematikan pompa air pada saat penampungan penuh  ataupun kosong. Pompa air secara otomatis berfungsi  melalui titik-titik ketinggian air sesuai yang kita tempatkan.


     Komponen yang digunakan dalam rangkaian kali ini adalah :

    1) Baterai 


        gambar 1. Baterai di proteus                                     gambar 2. Contoh Baterai

         Baterai (Battery) adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi Listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat Elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti Handphone, Laptop, Senter, ataupun Remote Control menggunakan Baterai sebagai sumber listriknya. Dengan adanya Baterai, kita tidak perlu menyambungkan kabel listrik untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita dapat menemui dua jenis Baterai yaitu Baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja (Single Use) dan Baterai yang dapat di isi ulang (Rechargeable).


   2) Relay
   
    gambar 3. Relay di proteus           gambar 4. Contoh relay 4 channel                                                                                                   isolated 5V 10A

     Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen Electromekanikal yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet (Coil) dan Mekanikal (seperangkat kontak saklar/switch). Relay menggunakan prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan kontak saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relay yang menggunakan Elektromagnet 5V dan 50 mA mampu menggerakan Armature Relay (yang berfungsi sebagai saklarnya) untuk menghantarkan listrik 220V 2A.  

    3) Resistor 


         gambar 3. Resistor di proteus                 gambar 4. Contoh Resistor 
           Resistor merupakan komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik. Resistor mempunyai nilai resistansi (tahanan) tertentu yang dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin dimana nilai tegangan terhadap resistansi tersebut berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan persamaan hukum Ohm:
                                                  V = I . R
       Resistor digunakan sebagai bagian dari rangkaian elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam komponen dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).

4) NPN Transistor
           
                   gambar 5. NPN di proteus                 gambar 6. Contoh NPN

   Transistor NPN terdiri dari selapis semikonduktor tipe-p diantara dua lapis tipe-n. Arus kecil yang memasuki basis pada tunggal emittor dikuatkan di keluaran kolektor. Tanda panah dari simbol diletakkan di kaki emittor dan menuju keluar. Transistor sebagai saklar penyambung, pemutus dan penguat sinyal. Digunakan sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya.

5) Rain Sensor


        Rain sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi hujan turun atau tidak. Intinya sensor ini jika terkena air pada papan sensornya maka resistansinya akan berubah, semakin banyak semakin kecil dan sebaliknya. Untuk pengaplikasiannya sensor ini dapat digunakan untuk jemuran otomatis jadi ketika hujan turun sensor mendeteksi dan akan memberikan peringatan atau untuk tambahan dapat digunakan penutup yang dapat melindungi jemuran pada saat hujan. Untuk jenisnya di pasaran terdapat FC-37 dan YL-83.


3. Dasar Teori       [kembali]

       Sumber positif dari baterai kita rangkaikan dan diletakkan pada dasar tangki air. Pada saat mengisi tangki, air akan mengenai bagian A atau rangkaian paling bawah yang dimana rangkaian tersebut tersambung dengan negatif baterai. Ketika air menyentuh titik dasar dan bagian A, maka secara otomatis LED pertama akan hidup hal ini disebab kan kegunaan dari transistor tadi, dan begitu juga seterusnya. Hingga jika air terisis penuh atau mencampai titik D maka Buzzer / alarm akan hidup.





Gambar rangkaian pengukur ketinggian air



4. Prinsip Kerja Rangkaian         [kembali]

       Prinsip kerja dari rangkaian level air ini cukup sederhana yakni mengkondisikan supaya air selalu tersedia didalam bak penampungan air dengan menyalakan pompa pada saat air akan habis dan mematikan pompa pada saat bak penampungan telah penuh



5. Gambar Rangkaian        [kembali]








6. Video       [kembali]






7. Download File       [kembali]  

      Download Gambar Rangkaian     [klik disini]
      Download HTML   [klik disini]
      Download Datasheet NPN ME4101   [klik disini]
      File Rangkaian Proteus [klik disini]
      Download Video   [klik disini]
    



                                                        [MENUJU AWAL]